Popular Posts

Sunday, December 18, 2011

real estate-kampung

Mau share aja hasil dari kuliah tentang Pokok Permukiman & Wilayah Kota (PPWK).

Waktu kuliah, dosen bicara tentang Perbedaan Real Estate dan Kampung. Ya, kita sudah pada tau lah ya kalo real estate mesti keren, semua tertata, ada taman, rumah seragam bagus-bagus. Dan kalo kampung ya pasti jalan sempit, sampah berceceran, got warna hitam, rumah maju-mundur sendiri-sendiri, dll.
Nah, hal ini yang ngebuat aku tertarik. Pasti ada hal 'asing' yang aku dapet dikuliah ini.

Ternyata bener juga sih. Apa yang membuat kampung nggak bisa tertata seperti real estate? Ya gampang, karena tidak ditata dengan baik!

Mungkin dengan adanya penataan dari pemerintah, akan membuat kampung menjadi lingkungan layak huni. Disini yang dimaksud kampung adalah kampung yang terjadi karena proses peradaban masyarakat secara manual. Memang ada kampung yang bersih, nyaman, dan asik untuk dinikmati lingkungannya.
Campur tangan pemerintah mungkin dengan cara pengadaan aturan yang sudah diremajakan, campur tangan pemerintah lewat bagian tata kota untuk ikut turun tangan dalam pengecekan secara langsung pembuatan IMB dan pengecekan berkala di tempat pembangunan.

Pembangunan tempat-tempat umum dilakukan pemerintah dan jangan dipasrahkan ke warga kampung, tapi warga kampung yang turut mengerjakan (gotong royong). Contohnya pembuatan jalan, pengadaan tempat sampah, penataan saluran air dan listrik. Sehingga pemerintah selayaknya penyedia real estate, hanya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli dan membangun kapling yang sudah disediakan.
Dengan demikian, tidak akan akan terjadi banjir, sarang penyakit, dan kepenatan di lingkungan kampung yang ada karena campur tangan pemerintah yang langsung dengan tegas memberi peraturan diwilayah kampung tersebut.

Sampai sekarang hal itu masih jarang terjadi dikampung, karena setiap kampung tidak memiliki perencana lingkungan yang baik. Maka hal itu harus disokong oleh pemerintah yang mempunyai ahli dibidangnya. Tidak seperti real estate yang sudah ditata oleh para pengembang.

No comments:

Post a Comment