KOREA! Begitu dengar kata Korea yang terbesit dalam pikiran adalah negara dengan banyak talenta seniman 'artis' yang sangat terkenal mulai dari drama film, lagu-lagu, cowok-cewek cakep, dan yang paling gres adalah boy & girl band!
Nah, berbagi pengalaman sedikit aja ni.
Bulan Juli-Agustus lalu aku ikut acara dari kampus, program unggulan dari kampusku sih, COP (Community Outreach Program). Merupakan program internasional, gabungan mahasiswa dari UKP (Indonesia), HK, Korea, Jepang & Belanda. Nah, disini mau nggak mau otomatis aku ketemu dengan mahasiswa dari 4 negara asing tersebut. Kita bahas yang Korea aja ya.
Nah, mahasiswa Korea cenderung lebih digandrungi oleh mahasiswa dari Indonesia pada umumnya, karena ya mau nggak mau mereka dari negara tempat asal SNSD, BIGBANG, dll. Nah, temen-temen yang pada doyan film korea + artis-artis Korea tambah tergila-gila sama anak-anak Dongseo University ini. Mereka seakan mendapat partner pas untuk menggali lebih dalam tentang Korea. Baik budaya, bahasa, maupun film/lagu yang lagi 'hits' di Korea. Mau nggak mau, mahasiswa lain dari Indonesia yang tidak begitu kenal Korea juga ikut-ikutan penasaran. Nah, dari situlah aku yang nggak doyan sama apapun yang berbau dengan Korea ikut penasaran. Karena awalnya aku lebih suka menggali informasi budaya dan lain sebagainya dari mahasiswa Jepang dan Belanda. Kalau HongKong sih tanpa mengesampingkan, saya tidak begitu tertarik, karena bahasanya menggunakan bahasa Mandarin dan cara hidup mereka sudah biasa aku dengar.
Apa sih yang menarik dari Korea? Roommate ku waktu itu adalah Roh Jae Yong, orang Korea. Kita 1 bulan tidur dalam 1 kamar, otomatis mau nggak mau aku harus blajar bahasa Korea sedikit-sedikit. Mulai dari 'annyeonghaseo' sampai 'jalja'. Sedikit-sedikit sih yang aku bisa, karena sejujurnya aku nggak gitu doyan blajar bahasa. Nah, yang lebih seru lagi, orang Korea nggak begitu bisa bahasa Inggris. Nah, kita pakai bahasa Tarzan buat nunjukin kita mau ngapain. Contoh, mau mandi, dia bilang, "Dimas, i will take a shower" (sambil gosok-gosok badan). Nah itu 1 contoh aja, masih banyak banget bahasa Tarzan yang kita pake buat nunjukin kita mau ngapain. Soalnya aku pakai bahasa Inggris pun kadang dia nggak tau apa artinya.
Nah, itu secuplik awal mulai tertarik Korea. Tapi, sejujurnya tertarik Korea lagi semenjak nonton Reality Show 'Running Man'. Nah, di Running Man, seakan kata-kata yang pernah aku denger di COP lalu kembali diucapin sama artis-artis yang ada di Running Man (RM). Selain itu RM juga merupakan acara yang sangat lucu, dengan subtitle bahasa Inggris, yang kadang nggak 'pas' tapi memang lucu saat kita lihat para artis bercanda.
Tapi, sadarkah kita tentang Korea? Korea memang kalah dari Jepang secara ekonomi, politik, maupun tempat-tempat rekreasi. Kita lebih sering mendengar promosi maupun kebijakan-kebijakan Jepang dibanding Korea. Walaupun Sekretaris Jenderal PBB sekarang adalah orang Korea (Ban Kii Mon) tapi kita hanya tau bahwa dia dari Korea (titik). Sudah itu saja. Sedangkan Jepang, mereka punya Disneyland yang anak-anak tentu pengin kesana, kartun dan komik yang rata-rata dari Jepang. Kemudian Jepang punya budaya yang keren bagi anak-anak remaja, yaitu Ninja, Samurai, Sumo, ataupun genk yang sadis di Jepang terkenal dengan tatonya, Yakuza. Siapa yang nggak pernah dengar tentang hal itu semua? Tapi bagaimana dengan Korea? Siapa yang kenal Korea sebelum ini? Kita hanya terus menerus mendengar tentang perang saudara di Korea.
Tapi, Korea 'menyerang' dunia dengan 'entertainment'. Siapa sangka ada artis-artis Asia yang dapat menembus Eropa hingga Amerika dengan bahasa mereka sendiri? Memang artis Taiwan, Cina, HK sering menembus pasar Hollywood. Bollywood juga sering menembus Hollywood. Tapi siapa sangka KOREA mampu?
Hal yang aku lihat dari 'penjajahan model baru' dari Korea ini adalah:
1. Bahasa
Korea memiliki bahasa Korea. Dengan tulisan Korea, yang disebut dengan hangeul. Nah, mereka sangat bangga dengan bahasa mereka dan tulisan mereka. Tulisan mereka mirip dengan tulisan Jepang dan Cina, sama-sama kotak dan seperti sandi. Orang-orang Korea rata-rata tidak bisa bahasa Inggris, yang merupakan bahasa Internasional, tapi mereka tetap enjoy dengan bahasa mereka (sedikit cuek).
2. Kebudayaan
Orang Korea masih menjunjung tinggi kebudayaan mereka. Meskipun tidak seketat Jepang dalam mempopulerkan kebudayaan mereka, tapi mereka tetap menjaganya dan tetap bangga dengan itu semua.
Tata krama orang Korea patut diacungi jempol. Tatakrama mereka khas orang Asia. Mereka sangat menghormati umur. Mereka punya panggilan masing-masing antara pria-pria, maupun wanita-wanita. Panggilan mereka untuk pria yang lebih tua daripada wanita adalah 'Oppa', sedangkan untuk wanita yang lebih tua daripada pria adalah 'Unnie'. Macam-macam dan sedikit unik untuk orang yang belum pernah mendengarnya. Umur di Korea sangat penting, jadi jangan heran bila orang Korea bertanya tentang umur ke kita, karena mereka ingin menghargai kita dengan istilah panggilan mereka kepada kita. Mereka juga akan menunduk kepada orang yang lebih tua. Entah itu bertemu di mall ataupun di jalan, bila bisa mereka akan menunduk hormat kepada orang tua atau orang penting.
3. Cinta tanah air
Wajib militer di Korea adalah hal wajib bagi pria remaja-dewasa. Semua pria wajib mengikuti wajib militer selama 2 tahun. Entah itu rakyat kecil, artis, anak pejabat pun bakal mengikuti wajib militer. Memang ada hak khusus untuk pria berkebutuhan khusus, tapi tidak bagi pria normal. Wajib militer mereka dibagi menjadi 3 bagian, angkatan darat-laut-udara. Nah, spesifikasi mereka juga merupakan pilihan bagi orang yang wajib militer. Dari teman-teman COP kemaren aku menemukan beberapa penjurusan, mulai dari tentara angkatan darat (AD), teknisi pesawat (AU), ahli strategi (AD), maupun yang paling keren disana dan otomatis paling berat yaitu tentara angkatan laut (AL) yaitu marinir. Marinir berat karena mereka adalah orang-orang yang harus berani untuk menghadapi Korea Utara digaris depan (darat-laut).
Fisik mereka kebanyakan bagus, karena setelah wajib militer 2 tahun, mereka akan mendapat panggilan berlatih lagi beberapa bulan kedepannya, jadi skill mereka tidak hilang langsung.
Wajib militer inilah yang menyebabkan kecintaan terhadap tanah air semakin besar.
4. Mereka punya cara sendiri (Percaya diri-kreatif)
Korea punya caranya sendiri untuk mencuri perhatian dunia. Korea mengeluarkan dunia hiburan mereka lewat layar kaca, internet, dan lain sebagainya dengan besar-besaran. Jalan cerita film-film drama Korea juga sedikit berbeda dengan film Taiwan yang orang Indonesia tampaknya sudah mulai bosan.Wajah tampan+cantik orang Korea juga menjadi nilai tambah bagi kesuksesan penjualan mereka. Belum lagi Boy & Girl band mereka yang matang. Konsep boyband dan girlband sebenarnya sudah lama ada, lihat saja Westlife, Pussycatdoll, dan lain-lain. Mereka sebenarnya sama, tapi karena ini Korea, audiens lebih 'gila' untuk mengidolakannya. Gebrakan tari-nyanyi mereka sudah benar-benar matang. Tarian mereka lebih diandalkan daripada suara mereka, memang tidak semua punya suara jelek, tapi konsep dan tata busana mereka memang hebat.
Belum lagi ditambah acara MAMA 2011. Acara gila!! Acara musik ASIA terhebat yang pernah aku lihat. Nggak nyangka sih awalnya kalo Asia bisa ngadain acara penganugerahan musik segila itu. Acara Korea, mayoritas pengisi acara (penyanyi, penari, MC) adalah orang Korea. Ada beberapa artis mancanegara yang diundang untuk mengisi acara, tapi tidaklah begitu banyak. Ada SnoopyDog dan 2 personel Black Eyed Peas yang berkulit hitam (maap lupa nama & males googling =D). Nah, aku percaya nggak cuma penyanyi, dancer, MC, tapi pasti masih ada official, manager, kru lain yang datang. Nah, acara itu yang mengherankan adalah diadakan di Singapura!! Buset, boyongan berapa ratus orang yang ke Singapura? SNSD 9 orang, BigBang yang datang 11orang, itu saja sudah 20orang, belum manager, dancer lain, dll. GILA! Acara super mewah dan tata panggung + lighting yang keren. Dan setelah tanya ke temen lain yang seneng Korea sejak lama, ternyata MAMA 2009 & 2010 juga diadain di negara lain, luar Korea. WOW! Ekspansi negara secara terselubung yang kadang tidak disadari negara lain.
Penggemar di Singapura ternyata juga sangat banyak, dan tentunya waktu itu tidak hanya orang Singapura saja yang datang, aku percaya disana pasti ada orang Indonesia, Malaysia, dan dari negara lain yang menyaksikan acara itu. Aku yakin 90% dari penonton tidak begitu fasih bahasa Korea, tapi mereka mengidolakan para idola itu dengan luar biasa.
Diam-diam orang luar Korea belajar sedikit-sedikit bahasa Korea, itu dari lagu-lagu Korea yang nge-hits diluar sana. Walaupun kita tahu orang Korea tidak bisa bahasa Inggris, bahkan MC yang mengisi acara MAMA 2011-pun nggak fasih bahasa Inggris. Tapi bahasa Korea malah dipelajari oleh orang-orang negara lain.
Orang-orang Korea menyanyikan lagu-lagunya dengan pancingan bahasa Inggris. Contohnya 'Nobody nobody but you..' sedikit bahasa Inggris yang gampang dijadikan pancingan untuk mengundang fans yang kesulitan menggunakan bahasa Korea untuk ikut menyanyi. Hebat bukan?
Bahkan nggak pernah kepikiran kalau orang kulit hitam bisa mengidolakan SNSD. Apa musik Amerika sudah mulai membosankan?
Nah, itu sedikit yang saya ketahui tentang Korea dan cara ekspansi mereka untuk menjual negara mereka. Lambat laun banyak orang datang ke Korea, dan menjadikan Korea sebagai salah 1 tujuan wisata mereka. Yang sebelumnya tujuan wisata orang-orang pada umumnya adalah Jepang.
Ya, sampai sekarang demam Korea masih menggelanyuti orang Indonesia dan negara lain, mari kita ambil yang baik, dan jangan masukan secara mentah-mentah tanpa filter dengan mengikuti mereka langsung, yang jadi hasilnya adalah KW-Super, KW-1, KW-2, dst.. dan tentunya memalukan!
Korea tau jalannya sendiri dan tau bagaimana jalan yang benar dijalurnya!
Nah, bagaimana dengan Indonesia? Aku akan coba menuliskan pemikiran kritis saya tentang Indonesia untuk maju dengan cara sendiri di blog berikutnya. INDONESIA BISA!
Untuk poin no.2 tentang kebudayaan Korea mirip seperti Jepang ya, terutama salam hormat dan sapaan untuk yang lebih tua… saya jadi tertarik untuk belajar budaya Korea deh…
ReplyDeleteSemoga aja saya bisa belajar budaya Korea secara langsung di Korea tahun ini kalo saya menang event My Korea Winter Story dari facebook Korean Tourism Organization (Indonesia), Amienn…
Blogwalking gan… kunjung dan follow balik ya ke blog saya di review-newgadget.blogspot.com thanks :D
oh...okay!
ReplyDeleteNggak cuma Korea & Jepang sih, Cina juga punya sebutan lebih ribet lagi. Sebutan untuk kakak laki-laki dari ayah berbeda dengan kakak laki-laki dari ibu, dan begitu pula untuk adik laki-laki maupun perempuan. Untuk kakek dari ayah dan ibu pun berbeda. Tapi keunikan itulah yang menjadikan mereka semakin menghargai 1 sama lain.
=D
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletebeda ya ama di Indonesia, hehehehe :)
ReplyDelete