Popular Posts

Thursday, September 29, 2011

kisah klasik

Dimanakah ada rumput hijau yang kan menemani punggungku yang sudah lelah ini?
Untuk sekedar bersandar pada rerumputan dan akar pohon rindang..
Dedaunan yang bergelisik kadang menjadi radio ditengah padang..
Akar kering selalu bergantung seakan membantu merenda kisah yang sedang ku dendangkan..

Senyawa tatkala sunyi kadang berubah menjadi tarian..
Embun malam kadang hanya menjadi harapan..
Semua memang kan terabaikan..
Yang kan menjadi rembulan..
Dikala sayap elang membentang seakan dikepakkan..


Kadang angin berubah menjadi api..
Kadang air berubah menjadi kain..

Hembusan nafas kan selalu terngiang dibenak yang kan selalu menjadi sejarah..
Erangannya kan selalu berbisik untuk kembali kearah yang benar..
Kegundahan bersama selalu menjadi akhir cerita klasik dalam penyesalan berdua..

Lirikan mata kadang menceritakan emosi jiwa
Tatapan tajamnya selalu membekas dan inginku terbang melanglang buana!

Semua terdiam membisu!
Bisa ular kan merasuk hingga meracuni empedu!
Langit tinggi hanya menjadi saksi

Inginku mengambil logam bermata 2 itu
Untukku umpan agar nyawanya mendekat
Inginku melempar pisau bermata tajam itu
Untukku asah agar semakin mengkilat
Inginku menendang rembulan itu
Untukku mendekapnya dalam pelukan

Semuanya akan berakhir
Dan semuanya akan berjalan seperti sediakala..

Biarlah bibir merah merekah itu selalu ada disana
Jangan pernah ada yang pernah menyentuhnya!
Jangan pernah ada yang mengoyakkan kancingnya!
Biarlah rambutnya terus terurai dan jangan pernah ada yang memangkasnya!

Tak mau ku mendengar suara!
Tak mau ku memusingkan!
Tak mau ku berurusan!
Biarlah serigala hutan yang selalu kan menjaganya dalam kegelapan malam yang kan selalu menjadi mimpi indah bagi malaikat itu diseberang sana..

Menjadi berhasil bukan perkara sulit, tapi membahagiakan orang tua adalah kewajiban sepanjang masa..
Love your family!

No comments:

Post a Comment