Popular Posts

Tuesday, January 25, 2011

Presiden Ngemis

MEMALUKAN!

Bagaimana bisa gaji 60jt per bulan masih kurang dengan tambahan insentif 2miliar rupiah masih belum cukup?
Apa yang kurang dari gaji 60jt per bulan serta kekuasaan di negara ini? Curhat presiden yang kadang tidak dipikirkan efek selanjutnya sungguh memilukan. Apa sepolos itu presiden kita? Apa sefana itu presiden kita? Sudah tidak dapat berkata lagi ketika membaca berita bahwa presiden curhat bahwa selama 7 tahun gajinya tidak naik. Apakah kurang itu semua? Toh sandang, pangan, papan selama menjabat presiden sudah dipenuhi semua, gaji yang diterima itu adalah gaji bersih!
Sekarang banyak orang menyindir, bahkan rakyat kecil yang biasanya mengemis saja sampai membantu presiden dengan uang receh yang mereka punya. Presiden yang membantu rakyat atau presiden dibantu rakyat? Alangkah lucunya negeri ini! 
Sekarang, dengan adanya curhat presiden seperti itu, langsung bawahannya meresponi dengan positif, bahwa memang gaji presiden tergolong rendah dibandingkan dengan negara lain. Omong apa kalian ini? Studi banding di luar negeri untuk studi banding gaji?! Bahkan Jaya Suprana pada harian Jawa Pos tanggal 26 Januari 2011 pun berkata bahwa sebenarnya tidak ada kata studi banding pada Kamus besar Bahasa Indonesia. Mungkin bawahan presiden sadar, bila atasannya gaji naik, otomatis yang bawah juga terangkat naik? Ape lu kate dah...
Sudah tidak tahu lagi politik negeri ini. Saran saya, bila anda ingin mengerti tentang politik yang benar, jangan belajar ilmu politik di Indonesia, karena saya yakin apa yang diajarkan di Universitas tentang politik negeri ini, sungguh bertolak belakang dengan apa yang ada di lapangan. Di Universitas mungkin tidak diajarkan politik uang, sedang dilapangan politik uang adalah menu wajib bagi politikus. Belajarlah politik di negeri seberang, dan kembalilah ke negeri ini dengan ilmu yang kalian dapat di negeri seberang dan tetap berasaskan Pancasila dan UUD'45. Maka akan berubahlah negeri ini menjadi negeri dengan sejuta mimpi indah diseberang sana.

No comments:

Post a Comment